Keuntungan dan Kerugian Menjadi Seorang Affiliate

Affiliate marketing adalah suatu bentuk bisnis yang hanya memerlukan modal kecil atau tanpa harus mempunyai produk maupun jasa yang dijual atau ditawarkan. Bisnis bisa menghasilkan ratusan ribu sampai jutaan setiap bulan jika mengoptimalkan bisnis ini.

Bisa diibaratkan kalau affiliate marketer sebagai perantara atau makelar. Namun, bukan yang harus menawarkan sana-sini secara oflline. Cara kerjanya secara online atau melalui internet. Sebagai contoh, salon A menyediakan baju pengantin, dekorasi dan make up.

Sedangkan si B ini salon kecil yang tidak mempunyai baju pengantin dan dekorasi, tapi dia bekerjasama dengan si A untuk ikut memasarkan produk salon A. Lalu ada si C yang merupakan langganan si B yang akan menikah dan memerlukan segala sesuatunya.

Kemudian, si B menawarkan dekorasi beserta baju pengantinnya. Nah, si B inilah yang disebut dengan Affiliate Marketer. Tak hanya keuntungan saja, tapi ternyata bisnis ini mempunyai kelemahan juga. Berikut kita bahas tentang kelebihan dan kerugian menjadi seorang affiliate!

Kelebihan Menjadi Seorang Affiliate Marketing

Inilah beberapa keuntungan yang akan kamu dapatkan bila menjadi affiliate marketer :

Tidak menanggung biaya produksi


Tentu kamu tahu begitu besarnya biaya produksi dan terus saja bertambah seiring dengan kenaikan harga pokok. Dengan menjadi seorang affiliate marketer, kamu tak perlu memikirkan biaya tersebut. Karena memang kamu berjualan tanpa stok barang.

Dimulai dengan biaya rendah


Keuntungan menjadi seorang affiliate marketer yang akan kamu dapatkan adalah bisa memulai bisnis dengan biaya rendah. Coba kamu bandingkan dengan saat membangun suatu lapak, dimana butuh stok barang, tempat dan lain sebagainya. Tapi, ketika mencoba bisnis affiliate ini, kamu hanya perlu komputer atau laptop bahkan smartphone saja yang terhubung dengan internet.

Tidak harus mengurus lisensi


Produsen biasanya perlu menyiapkan budget untuk mengurus lisensi produk mereka. Tapi, berbeda dengan mengikuti program affiliate, kamu tak perlu mengurus dan mengeluarkan biaya untuk lisensi itu.

Bisa menjual apa saja dan tak perlu berpengalaman sebagai sales


Selanjutnya, keuntungan menjadi seorang affiliate marketer adalah bisa menjual apa saja. Kamu bisa memilih produk mana yang ingin kamu jual. Selain itu, juga tak memerlukan pengalaman sebagai sales karena kamu hanya memerlukan ketrampilan pemasaran melalui internet. Lebihnya lagi, kamu tak perlu keliling kepanasan, tapi dapat mngerjakannya dari rumah. 

Kekurangan Menjadi Seorang Affiliate Marketer

Setelah membahas keuntungan, kamu juga wajib tahu kerugian menjadi seorang marketer affiliate sebelum memulai bisnis ini. Berikut penjelasannya:

Pendapatan tergantung pada pihak lain


Ketika ingin menjadi affiliate marketer, kamu harus melakukan registrasi sesuai peraturan merchant. Dalam pendaftaran tersebut kamu akan dijelaskan berapa penghasilan kamu dan besarnya telah ditentukan oleh pihak merchant. Itu berarti pendapatan kamu bergantung pada merchant.

Tidak memiliki aset atau data pelanggan


Pada bisnis affiliate marketer semua proses ditangani oleh merchant, mulai dari rekap order sampai pengiriman. Sehingga, kamu tidak mempunyai rekap data pelanggan dan itu berarti tidak membangun aset. Semua data pelanggan seperti nama, email dan alamat diurus oleh merchant.

Persaingan ketat


Kerugian menjadi seorang affiliate marketer adalah harus bersaing dengan affiliate marketer lainnya. persaingan itu, tentu membuat kamu harus lebih pintar dalam menawarkan produk dari merchant.

Nah, itulah keuntungan dan kerugian menjadi seorang affiliate marketer. Pertimbangkan dulu sebelum memulai bisnis ini. Jika kamu cocok, tak ada salahnya dicoba
0 Komentar untuk "Keuntungan dan Kerugian Menjadi Seorang Affiliate "

Back To Top